|
Kita hidup dalam relung dunia yang dinamis. Setiap hari semua berubah, termasuk dunia komunlkasi dan pemasaran yang kini kian kompleks. Penawaran-penawaran (iklan) telah menguasai sebagian besar perilaku hidup dunia. Begitu dahsyatnya hingga dilukiskan kehidupan manusia kini seolah lembaran-lembaran iklan yang sambung menyambung. Bahasa komunikasi penawaran kini bukan hanya sekadar bisa dimengerti saja melainkan juga harus bisa"dinikmati"santun, dan tidak membodohi. Untuk merancang semua itu tidak cukup dengan gemerlapnya produk yang disertai serba wahnya iklan. Masih membutuhkan satu hal yang menjadi kekuatan untuk bersaing inovasi penawaran yang berwibawa dan berkarakter. Alfitha Prima Media lahir dari ide yang menyadari betul bahwa iklan bukan sekadar barang mati, iklan adalah barang "hidup" yang berkarakter, punya "kaki"dan "tangan" untuk beredar, punya "kecerdasan" dan "mulut" untuk menyampaikan, dan punya "kewibawaan" dan "kelas sosial" untuk membujuk. Dengan senantiasa mengembangkan sensitifitas terhadap perubahan, Alfitha yakin iklan - iklan kita nantinya tidak sekadar menjadi "roti basi" yang menjejali mulut konsumen setiap hari. Dengan dasar pemikiran itu Alfitha Prima Media berharap setiap perubahan bisa ditangkap sebagai sebuah peluang sebaik mungkin, bukan sebagai hambatan. Sejak sepuluh tahun yang lalu hingga kini, Alfitha Prima Media tetap berkarya, mengikuti setiap ritme perubahan. Bedanya, dari tahun ke tahun kami semakin menyadari bahwa selain kualitas produk kami yang harus dijaga sebagai brand image, kepedulian terhadap pelanggan juga harus tetap diutamakan. (alfitha)
|